TEMPO.CO, Jakarta – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar soft launchingsitus pemesanan hotel. Situs yang diberi nama bookingina.com tersebut merupakan hasil kerja sama antara PHRI dan PT Maia Putra Lestari.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan agen perjalanan online ini merupakan salah satu upaya untuk bisa menjangkau konsumen lebih luas. Hariyadi mengatakan situs pemesanan hotel ini akan membantu konsumen memilih hotel dan memberikan keuntungan bagi pengusaha hotel.

Hariyadi menyebutkan, bagi konsumen, tentu kemunculan situs ini bisa memberikan pilihan yang lebih beragam dan kompetitif. Kemudian dari segi pelayanan, kata Hariyadi, pihaknya menjanjikan pelayanan yang lebih prima.

“Bagi konsumen, memesan melalui situs ini akan mendapatkan pelayanan lebih prima karena dimiliki sendiri oleh anggota PHRI. Dalam hal ini, komunikasi dengan pihak hotel akan lebih baik karena semua penawaran akan dikendalikan langsung oleh pihak hotel,” ujarnya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin, 11 Desember 2017.

Bagi pengusaha hotel, menurut Hariyadi, situs ini juga memberikan keuntungan karena komisi yang diberikan jauh lebih rendah. Dia menambahkan, komisi yang mesti dibayarkan jika merujuk pada situs serupa bisa mencapai 17 persen.

“Tapi, bagi anggota PHRI, komisi yang diminta hanya sebesar 12 persen dan bagi hotel yang bukan anggota PHRI akan diminta 15 persen,” ucapnya.

Direktur PT Maia Putra Lestari Ricky Theodores mengatakan situs ini akan memberikan kemudahan tersendiri bagi pihak hotel. Dia berujar situs ini menggunakan sistem ekstranet yang sepenuhnya bisa dikendalikan pihak hotel.

“Berbeda dengan situs lain, situs ini fleksibel karena pihak hotel bisa pasang diskon sendiri. Misalnya, memberikan promosi atau diskon khusus yang sesuai dengan kondisi, di mana letak geografis hotel yang terhubung dengan lokasi wisata,” tuturnya.

Selain itu, kata Ricky, situs bookingina.com juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata. Dalam hal ini, situs besutan PHRI ini akan muncul dalam situs resmi pemerintah yang mempromosikan pariwisata Indonesia, yakni www.indonesia.travel.

Sumber: Tempo

Penulis: Dias Prasongko